Site Overlay

Corporate Planning

RJPP Rencana Jangka Panjang Perusahaan

Ingin menggunakan jasa konsultan untuk menyusun corporate planning?

Silahkan kontak ke nomor 0813-1884-1717 atau tekan tombol logo WhatsApps untuk mengajukan layanan konsultan. 

Memaksimalkan laba, menarik banyak pelanggan, menjaga loyalitas konsumen dalam jangka panjang adalah tujuan akhir dari setiap bisnis didirikan, begitu juga dengan usaha Anda. Untuk meraih semua tujuan diatas, tentunya perusahaan perlu mempersiapkan strategi-strategi yang diaplikasikan pada setiap level perusahaan. Menurut Wheelen dan Hunger (2008:15) ada beberapa tingkatan dalam strategi untuk perusahaan besar. Ada tiga tingkatan strategi manajemen yang berkembang sesuai dengan perkembangan perusahaan, antara lain Strategi Level Korporasi (Corporate Strategy), Strategi Level Unit Bisnis (Unit Business Strategy), dan Strategi Level Fungsional (Functional Strategy). Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas strategi pada level korporat yaitu Corporate Planning (Perencanaan Perusahaan).

Apa itu Corporate Planning?

Corporate planning merupakan sebuah perencanaan strategis untuk memandu langkah perusahaan kedepannya seperti apa pada level korporat. Corporate planning biasanya berjangka pendek dengan waktu 3 sampai 5 tahun serta jangka panjang seperti 15 tahun dan dijadikan dasar dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (Business Plan). Karena ini adalah level korporat, maka yang kita perhatikan ini sangat beragam. Mulai dari kita mempertimbangkan aspek internasional, makro, mikro, kemudian aspek nasional misalnya pergerakan politik, inflasi, dsb. Oleh karena itu di dalam corporate planning, sangat penting bagi perusahaan untuk bisa melihat lingkungan internal perusahaan maupun eksternal perusahaan. Nah kemudian kita akan melakukan perencanaan, yang harapannya perencanaan ini akan menjadi sebuah navigasi bagi para Top Management Team dalam menggerakkan perusahaan kedepannya seperti apa.

Apa manfaat Corporate Planning bagi perusahaan?

  1. Corporate planning ini sangat krusial bagi perusahaan dalam membantu para stakeholder untuk mencapai tujuan yaitu visi dan misi perusahaan.
  2. Berfungsi sebagai alat manajemen dalam menentukan arah perusahaan dalam menghadapi dampak dari berbagai perubahan yang terjadi.
  3. Membantu perusahaan untuk meyakinkan investor karena mereka akan tahu jelas progress perusahan tahun berikutnya seperti apa.
  4. Meminimalisir pemborosan anggaran dan tindakan yang tidak perlu.
  5. Sebagai sarana komunikasi dengan semua pihak yang berkepentingan.

Apa saja komponen dari Corporate Planning?

Pertama, BAB 1 yaitu pendahuluan terdiri dari latar belakang, tujuan, visi dan misi perusahaan.

Kedua, BAB 2 yaitu analisis kondisi internal dan eksternal perusahaan. Sangat penting bagi perusahaan untuk menganalisis faktor-faktor ini. Interaksi antar lingkungan internal maupun eksterrnal akan sangat mempengaruhi kemampuan serta strategi-strategi penting bagi para pengambil keputusan. Contoh analisis eksternal adalah pandemi Covid-19 kemarin, tentu hal ini sangat berdampak bagi perusahaan, contoh lain yaitu geopolitik, suku bunga The Fed yang menjadi salah satu acuan dari berbagai bank sentral dari berbagai negara, maka kita juga harus memastikan aspek itu. Nah selain faktor eksternal, kita juga harus melihat faktor internal, antara lain karyawan, operasional perusahaan, dsb.

Ketiga, BAB 3 yaitu membuat postulat atau merumuskan strategi untuk jangka tahun tertentu.

Keempat, BAB 4 yaitu rekomendasi dan kesimpulan

Bagaimana tahapan dari penyusunan dokumen Corporate Planning?

Pertama, melakukan brainstorming dengan perusahaan untuk melihat isu-isu apa yang akan terjadi kedepan kemudian bagaimana strategi kedepannya.

Kedua, menggali informasi yang dilakukan melalui mini research dan dalam penyusunan corporate planning ini diambil dari data sekunder maupun data primer.

a. Data sekunder dapat diperoleh dari laporan keuangan, laporan kinerja, laporan investor, media sosial, dsb.

b. Data primer diperoleh dari observasi yaitu melalui wawancara baik secara formal maupun informal meeting. Beberapa kali kami mengadakan informal meeting baik dengan bermain golf, tenis, makan malam menu-menu favorit, dsb, karena ketika dalam kondisi nyaman, banyak klien yang menyampaikan uneg-unegnya.  Maka seperti filosofi kuno, kalau kita mau memotong pohon maka harus mengasah dulu kapaknya. Jadi sama, ketika kita mau menyelesaikan masalah dalam perusahaan, maka kita harus tahu betul masalah utama perusahaan ini apa. Ketika kita sudah tahu hal ini, kita sudah menyelesaikan 70% solusi yang akan kita berikan bagi perusahaan dalam menyusun perencanaan strategisnya ini.

 

Ketiga, menganalisis dan mengolah data, kemudian menginterpretasikan dan menyampaikan hasil yaitu dokumen corporate planning. Setelah mendapatkan feedback dari semua stakeholder, selanjutkan dilakukan perbaikan sampai tahap finalisasi corporate planning.

Apa dampak positif Corporate Planning ini bagi stakeholder?

  1. Menjadi panduan bagi para Top Management Level dalam menjalankan perusahaan. Karena ketika sudah sibuk dengan rutinitas kantor akan mengalami spatial myopia atau kalau kita rujuk dari California Management yaitu suatu kondisi dimana mereka sulit berpikir secara helicopter view atau secara makro. Oleh karena itu, corporate planning ini dapat menjadi nahkoda yang membantu mereka dalam menjalankan perusahaan.
  2. Menjadi panduan dalam membuat kebijakan, rekomendasi, strategi, regulasi, SOP dan sebagainya. Sehingga corporate planning ini sangat strategis untuk perusahaan supaya pengelolaannya lebih mudah.
  3. Dokumen corporate planning ini sangat krusial untuk mendapatkan investor.
  4. Memudahkan perusahaan ketika akan melakukan evaluasi yang biasanya dilakukan setiap 3 bulan sekali atau evaluasi tahunan.
  5. Memudahkan perusahaan dalam menyusun dokumen RKAP (Rencana Keuangan Anggaran Perusahaan) yang biasanya dilakukan setiap bulan Oktober-November, sehingga langkah perusahaan setiap tahun akan mengalami progress. Progress satu langkah itu jauh lebih baik daripada kita tidak melangkah satupun.
Jasa RJPP

Apa alat analisis yang digunakan dalam penyusunan Corporate Planning ini?

Alat analisis yang kami gunakan untuk menyusun dokumen corporate planning disesuaikan dengan kompleksitas masalah dan kapasitas perusahaan dalam melangkah ke depan. Secara umum memang banyak praktisi menggunakan SWOT Analysis, IFE/EFE, IE Matrix, dsb. Namun, untuk jangka panjang seperti 15 tahun, alat analisis seperti ini tidak cukup. Sehingga, alat analisis yang kami gunakan saat itu adalah alat analisis VRIO dengan menganalisis beberapa faktor diantaranya valueable (berharga), rare (langka), inimitable (tidak dapat diimitasi), organized (terorganisir). Faktor-faktor ini dapat memfasilitasi perusahaan agar terus sustain (berkelanjutan) sehingga dapat menciptakan keunggulan kompetitif dalam jangka panjang.

Bagaimana metode kerangka berfikir untuk penyusunan Corporate Planning ini?

Penyusunan corporate planning ini menggunakan pendekatan berbasis strategic planning yaitu diawali dengan pendekatan pada visi dan misi perusahaan, kemudian dilakukan analisis kebutuhan lingkungan internal dan eksternal, selanjutnya baru merumuskan strategi dan membuat rencana aksi yang membutuhkan beberapa instrument, struktur, people, dsb.

Berapa lama pengerjaan Corporate Planning ini?

Secara tim, proses pengerjaan corporate planning untuk jangka panjang memerlukan waktu kurang lebih 3-5 bulan, kemudian untuk jangka menengah seperti 5 tahun memerlukan waktu kurang lebih   2-3 bulan.

Ingin menggunakan jasa konsultan untuk menyusun corporate planning?

Silahkan kontak ke nomor 0813-1884-1717 atau tekan tombol logo WhatsApps untuk mengajukan layanan konsultan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up